BNN Dalami Jaringan Internasional Usai Penangkapan WN Rusia dengan 7,8 Kg Hasish di Bali

Berita15 Dilihat
banner 468x60

Badan Narkotika Nasional (BNN) tengah melakukan pengembangan intensif terhadap dugaan jaringan penyelundupan narkotika internasional setelah menangkap dua warga negara Rusia di Kabupaten Bangli, Bali. Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan narkotika jenis hasish dalam jumlah besar yang diduga merupakan bagian dari jaringan lintas negara.

Dua tersangka yang diamankan masing-masing bernama Kira Kochetkova dan Sergei Khlejushchew. Penangkapan berawal dari informasi yang diterima BNN dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Bandara Soekarno-Hatta terkait koper berisi narkotika yang diduga berasal dari Thailand dan dibawa menuju Bali melalui jalur darat.

banner 336x280

Dalam proses pengejaran, kedua pelaku disebut sempat melakukan aksi berbahaya dengan mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan hingga menabrak warga. Namun petugas akhirnya berhasil menghentikan dan mengamankan keduanya di wilayah Kabupaten Bangli.

Dari hasil penangkapan, aparat menyita barang bukti berupa sekitar 7,8 kilogram hasish, paspor milik tersangka, serta sebuah kendaraan yang diduga digunakan dalam aktivitas pengiriman narkotika tersebut. Jumlah barang bukti yang cukup besar mengindikasikan adanya jaringan distribusi yang lebih luas di balik kasus ini.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam jaringan tersebut. BNN berkomitmen mengungkap seluruh mata rantai penyelundupan guna mencegah peredaran narkotika internasional yang dapat mengancam keamanan dan kesehatan masyarakat Indonesia.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *