Presiden Prabowo Imbau Pejabat Negara Gelar Open House Idul Fitri Secara Sederhana

Berita16 Dilihat
banner 468x60

Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri, kepala lembaga, serta jajaran Kabinet Merah Putih untuk tidak menyelenggarakan kegiatan open house Idul Fitri secara berlebihan atau mewah. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepekaan pemerintah terhadap kondisi nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak bencana di sejumlah wilayah serta dinamika krisis global yang memengaruhi stabilitas ekonomi. Presiden menilai para pejabat negara perlu memberikan contoh kepada masyarakat dengan menunjukkan sikap sederhana dalam merayakan hari besar keagamaan.

Dalam keterangannya pada Jumat (13/3), Presiden Prabowo menegaskan bahwa kegiatan open house tetap boleh dilaksanakan, namun hendaknya dilakukan secara wajar dan tidak menonjolkan kemewahan. “Saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” ujarnya. Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan moral agar para pejabat publik menjaga sensitivitas sosial di tengah kondisi yang masih menuntut solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

banner 336x280

Presiden juga menekankan pentingnya keseimbangan antara sikap kesederhanaan dan keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, perayaan Idul Fitri tetap memiliki peran dalam menggerakkan berbagai sektor ekonomi, seperti usaha kuliner, jasa katering, hingga sektor perdagangan yang biasanya meningkat selama momentum hari raya. Oleh karena itu, pemerintah tidak mendorong pembatasan yang terlalu ketat terhadap kegiatan sosial yang dapat berdampak pada perputaran ekonomi.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa kegiatan open house merupakan tradisi yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia saat merayakan Idul Fitri. Tradisi tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemimpin dengan masyarakat maupun antarpegawai di lingkungan pemerintahan. Namun demikian, pelaksanaannya diharapkan tetap memperhatikan prinsip kesederhanaan serta tidak menimbulkan kesan pemborosan di tengah situasi nasional yang membutuhkan kehati-hatian dalam pengelolaan sumber daya.

Dengan imbauan tersebut, Presiden berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat menunjukkan sikap teladan dalam menjalankan kehidupan sosial yang sederhana namun tetap produktif. Melalui pendekatan yang seimbang antara kesederhanaan dan keberlanjutan aktivitas ekonomi, diharapkan momentum Idul Fitri tetap dapat dirayakan secara hangat tanpa mengabaikan kondisi masyarakat dan tantangan global yang tengah dihadapi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *